Overheat sendiri adalah kondisi ketika suhu mobil mengalami kenaikan di atas normal. Sebenarnya mesin mobil sudah dirancang agar mampu mengatur suhu sehingga kondisi macet maupun suhu panas di luar tidak akan membuat mesin mengalami overheating. Namun adanya masalah pada beberapa komponen mesin bisa menyebabkan mobil mengalaminya, seperti:

  1. Kebocoran pada saluran radiator
  2. Pemilihan radiator coolent yang tidak tepat
  3. Penggunaan oli berkualitas buruk
  4. Masalah pada kipas

Kenaikan suhu mesin yang tidak normal bisa dideteksi melalui panel indikator yang ada di dashboard mobil, Akibatnya saat suhu mobil naik, mobil akan overheat dan menunjukkan beberapa masalah seperti:

  1. AC tidak dingin
  2. Tenaga mobil berkurang
  3. Mobil akan terdengar menggelitik saat dikendarai

Ketika Anda mulai merasakan beberapa tanda di atas, maka sebaiknya segera pinggirkan mobil.

Anda bisa coba mengatasi masalah overheating dengan cara berikut ini:

  1. Cari tempat berhenti yang tidak terkena panas matahari secara langsung
  1. Periksa air radiator dan segera isi kembali jika airnya telah banyak berkurang.
  2. Perhatikan bagian bawah mesin mobil saat Anda mengisi air radiator. Jika saat pengisian terdapat air yang menetes maka ada kemungkinan overheating disebabkan oleh kebocoran saluran air.
  3. Cobal untuk menyalakan kembali mesin mobil setelah air radiator terisi. Perhatikan apakah kipas pada mesin berputar secara normal, dan  turunnya temperatur mesin setelah pengisian air radiator.
  4. Jika kipas menyala dengan normal dan suhu sudah turun, Anda bisa mulai berkendara kembali untuk menuju bengkel terdekat.

Langkah yang disebutkan di atas bukanlah langkah untuk mengatasi masalah overheating secara permanentetapi hanya untuk upaya sementara agaar mobil dapat dikendarai kembali sampai ke bengkel. Jika penyebab dari overheating mesin mobil Anda sudah parah, tidak menutup kemungkinan mesin mobil akan kembali mengalami overheating sebelum sampai ke bengkel.

Kirim Pesan